Menyikat gigi pada anak

Pada anak-anak menggosok gigi merupakan hal yang tidak disukai, walaupun orang tua sudah dianjurkan untuk menyikat gigi anaknya sejak giginya pertama kali tumbuh dan usia 18 bulan atau ketika anak sudah mampu untuk meludah menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi yang sesuai dengan usia anak, akan tetapi anak baru dapat diajarkan cara menyikat gigi yang benar kalau usianya sudah 6 tahun. 

Peran orang tua mengajarkan dan mengawasi anak ketika belajar menyikat gigi,  menggunakan trik yang menyenangkan ketika anak sedang menyikat gigi atau belajar melakukannya, misalnya bisa dengan cara mendongeng atau yang lainnya dan mencegah terjadinya keracunan pasta gigi pada anak karena terlalu banyak pasta gigi yang ditelan.

Dalam memilih pasta gigi sebaiknya yang mengandung flouride dan digunakan secukupnya (seukuran biji kacang), karena berdasarkan hasil penelitian flouride dapat mencegah  plak pada  gigi (gigi terlihat kuning/hitam), sedangkan untuk bayi dapat diberikan suplemen flouride drop (tetes) sejak awal (usia 2 minggu) untuk mencegah terjadinya plak ketika nanti giginya sudah tumbuh. Pemberian suplemen flouride ini tidak membatalkan asi eksklusif, sebagaimana pemberian suplemen zinc pada bayi yang mengalami diare. 

Tetapi pemberian flouride yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna pada lapisan gigi, sehingga pemberian suplemen flouride harus sesuai dengan dosis dan cara pemberiannya dengan diteteskan di tenggorokan bagian belakang.

Bagaimana dengan penggunaan mouthwash (penyegar mulut, dengan cara berkumur)? Harus hati-hati bagi orang yang mempunyai membran mukosa kering atau mudah mengalami iritasi, karena kandungan alkohol dalam penyegar mulut tersebut dapat menyebabkan membran mukosa menjadi sangat kering yang akan memperparah kondisi orang tersebut. Maka apabila mau menggunakan penyegar mulut hendaknya memilih yang tidak mengandung alkohol. Kemudian yang terakhir adalah kontrol ke dokter gigi, apabila gigi pertama bayi sudah tumbuh atau usia anak sudah mencapai 12 bulan.

Sebaiknya segera memeriksakan ke dokter gigi, supaya dapat dideteksi adanya masalah yang mungkin muncul terkait dengan kesehatan gigi dan gusi anak. Kemudian orang tua harus rutin memeriksakan gigi anaknya secara rutin tiap 6 bulan atau sesuai anjuran dokter gigi, hal ini juga berlaku untuk orang dewasa. 

Perawatan mulut secara rutin tiap hari dengan baik dan benar dapat memelihara integritas membran mukosa, gigi, gusi dan bibir. Serta dapat menghindarkan dari berbagai masalah yang sering timbul akibat perawatan mulut yang tidak baik. Demikian sedikit hal yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan perawatan mulut untuk diri sendiri dan anak kita, semoga dapat bermanfaat bagi semua.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menyikat gigi pada anak"

Posting Komentar

CONTACT US

×