Rabu, 29 Januari 2020

PENYEBAB RAMBUT TIDAK TUMBUH SUBUR

Posted by Jaka Haryanto on Januari 29, 2020 with No comments
Sebelum kita bahas lebih jauh lagi bagaimana cara menyuburkan rambut secara alami, ada baiknya kalau kita kupas dahulu apa saja penyebab rambut tidak subur. Berikut ini beberapa penyebab rambut tidak subur yang harus anda hindari sedini mungkin:

PENGGUNAAN ALAT PENATA RAMBUT
Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah saat menggunakan alat untuk menata rambut. Alat penata rambut terutama yang memiliki suhu panas yang cukup tinggi dapat merusak rambut, apalagi kalau penggunaannya berlebihan. Pemakaian alat penata rambut setiap hari dapat mengakibatkan rambut rusak, mati, hingga mudah rontok.

BERENANG
Olahraga sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh kita, namun khusus untuk berenang, olahraga ini justru dapat merusak rambut. Apalagi jika berenangnya di kolam renang yang diberi tawas atau zat kimia untuk menjernihkan air plus airnya jarang diganti. Jika anda hendak berenang usahakan untuk menggunakan alat khusus untuk menutup rambut.

MENGUCIR RAMBUT
Menguncir rambut memang membuat rambut menjadi lebih tertata dan rapi namun jika anda menguncir rambut terlalu kuat dan terus menerus justru akan membuat rambut menjadi mudah rusak, karena akar rambut tertarik dan distribusi nutrisi dan oksigen menjadi terhambat.

MENGGOSOK RAMBUT DENGAN HANDUK
Mengeringkan rambut dengan cara menggosok-gosok dengan handuk setelah mandi menjadi kebiasaa banyak wanita. Kebiasaan ini ternyata justru dapat mengakibatkan rambut menjadi mudah rusak. Kurangilah kebiasaan menggosok rambut dengan handuk terlalu kuat.

AIR HANGAT
Penggunaan air hangar untuk mencuci rambut yang dilakukan secara terus menerus dapat merusak kesehatan rambut. Karena air panas atau air hangat akan membuat minyak alami rambut menjadi berkurang, sehingga hal ini dapat mengakibatkan rambut menjadi tipis dan mudah rontok.

OBAT-OBATAN
Penggunaan obat-oabatan tertentu juga dapat mengakibatkan rambut menjadi rusak. Selain itu, obat-obatan juga akan menyebabkan kerusakan pada rambut. Rambut akan mudah rontok, botak, dan bahkan semakin tipis dan tidak subur.

PAPARAN SINAR MATAHARI
Paparan sinar matahari juga dapat merusak rambut kita, apalagi kalau paparan sinar matahari tersebut terjadi dalam waktu yang lama, ini dapat mengakibatkan rambut menjadi kering dan kusam.

KURANG NUTRISI
Sama halnya dengan bagian tubuh kita yang lainnya, rambut juga membutuhkan nutrisi untuk terus tumbuh. Jika rambut kekurangan nutrisi bisa dipastikan rambut kita akan menjadi kusam dan mudah patah serta rontok. Nutrisi rambut tersebut seperti protein, dan vitamin B.

Nah, ternyata ada banyak hal yang dapat mengakibatkan rambut rusak, mungkin kebiasaan di atas ada yang sering anda lakukan. Jika iya, maka sebisa mungkin untuk menghentikannya sejak dini agar kerusakana rambut anda tidak semakin parah lagi.
Karena rambut adalah mahokotanya wanita, sudah selayaknya setiap wanita untuk menjaga kesehatan rambutnya. Selain rambut yang sehat, tentu kita ingin memiliki rambut yang subur dan lebat. Nah, kali ini  akan berbagi inf seputar cara menyuburkan rambut secara alami yang bisa kita lakukan sendiri di rumah.

BAHAN HERBAL YANG BISA KALIAN MANFAATKAN UNTUK MENYUBURKAN RAMBUT

Posted by Jaka Haryanto on Januari 29, 2020 with No comments
Menggunakan Bayam
Bayam yang penuh dengan kandungan vitamin dan mineral adalah jenis sayur sehat yang tak hanya baik bagi kesehatan tubuh. Sayuran satu ini baik dikonsumsi maupun dijadikan masker rambut. Bahan alami satu ini juga baik untuk membuat rambut tumbuh lebih banyak dan subur.

Caranya: Sediakan bayam sebanyak segenggaman tangan saja yang kemudian bisa Anda tumbuk sampai halus. Campurkan dengan air matang setengah cangkir saja beserta madu sesendok makan. Setelah jadi, bisa Anda peras dulu dan saringlah. Ramuan tersebut bisa diminum sehari 3 kali untuk menyuburkan rambut dari dalam.

Memakai Madu
Madu murni mengandung banyak vitamin dan mineral, meliputi kalsium, vitamin E, vitamin C, serta vitamin A. Nutrisi yang terkandung di dalam madu inilah yang mampu menjadi pendukung pertumbuhan rambut. Apapun yang menghambat pertumbuhan rambut sehingga menjadi tipis dan sedikit, Anda selalu bisa mengandalkan madu.

Caranya: Pertama-tama tentunya Anda perlu menyediakan madu asli atau madu murni di mana madu inilah yang bisa Anda pakai untuk dioleskan ke rambut. Oles sampai merata ke seluruh bagian rambut, diamkan sekitar 20-30 menit. Anda bisa melakukan metode perawatan ini sebelum mandi supaya bila sudah setengah jam bisa langsung Anda keramasi sampai bersih.

Memanfaatkan Lidah Buaya
Tentunya manfaat aloe vera untuk rambut sudah terbukti amat besar sehingga dari zaman dulu hingga sekarang, lidah buaya menjadi andalan. Zat besi, kalsium, niasin, vitamin A, protein serta vitamin C ada di dalam lidah buaya. Semua nutrisi tersebut tentunya diperlukan oleh rambut demi mengatasi rambut rontok dan tipis.

Niasin memainkan perannya sebagai peningkat peredaran darah ke kulit kepala sehingga proses pertumbuhan rambut dapat terstimulasi. Sementara vitamin C memiliki peran dalam memberikan proteksi terhadap rambut dari serangan kekeringan serta radikal bebas. Vitamin A juga berperan penting dalam membuat rambut terstimulasi tumbuh lebih banyak dan tidak rontok.

Caranya: Selalu ambil gelnya yang kemudian bisa Anda oles ke seluruh bagian rambut sampai merata. Tunggulah sekitar 30 menit sebelum akhirnya Anda boleh mengeramasinya karena supaya segala nutrisi dapat memiliki waktu penyerapan sempurna. Bila Anda memakainya secara teratur, tentu Anda bakal memperoleh manfaat besar untuk pertumbuhan rambut yang makin lebat.

Minyak Kemiri
Minyak kemiri diperoleh dari hasil ekstraksi kemiri alami yang menggunakan proses tradisional. Nutrisi yang terkandung di dalamnya antara lain kalium, fosfor, magnesium, kalsium, vitamin, dan folat. Salah satu nutrisi yang dibutuhkan rambut adalah asam folat. Nutrisi tersebut akan merangsang pertumbuhan pada jaringan dan juga pertumbuhan sel.

Jika rambut kurang subur dan terjadi masalah kerontokan, maka minyak kemiri menjadi cara yang baik untuk digunakan. Cara mengaplikasikan yang benar yaitu dengan mengoleskan pada rambut sambil memijat kepala secara perlahan hingga semuanya merata. Aktivitas itu sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali dalam 1 minggu, kurang lebih 1 jam sebelum keramas.

Minyak Zaitun
Minyak zaitun memiliki kandungan nutrisi berupa zat besi, kalsium, potassium, dan polifenol. Kandungan zat besi dan kalsiumnya memang tidak terlalu tinggi, namun sangat bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan tubuh. Polifenol mengandung antioksidan yang akan membuat rambut terbebas dari polusi yang dapat mengakibatkan rambut menjadi kering dan mengalami kerusakan.

Jenis minyak zaitun yang dapat membuat rambut menjadi lebih subur yaitu minyak zaitun ekstrak virgin. Cara menggunakannya, dengan memanaskannya terlebih dahulu hingga terasa hangat. Setelah itu, oleskan pada rambut sambil disisir agar dapat merata dengan cepat.

Pengeluaran komedo, Pencabutan Alis dan Perawatan Bibir

Posted by Jaka Haryanto on Januari 29, 2020 with No comments
Pengeluaran komedo menggunakan sendok unna atau sendok komedo yang didesinfeksi dengan alkohol. Komedo diambil dengan gerakan berputar di tempat, dengan sedikit menekan dan mengangkat. Lubang sendok unna harus tepat di  tengah  mata  komedo  dan  tidak  boleh  digeser-geser  atau  ditekan  sampai berdarah karena akan menimbulkan pigmentasi dan kemerahan pada kulit. Setelah pemakaian, alat tersebut harus disterilkan kembali dengan alcohol dan disimpan di dalam tempat yang bersih. 

Pengeluaran komedo dapat juga dilakukan sendiri dengan menggunakan tangan secara langsung tanpa menggunakan sendok unna. Yang perlu diperhatikan pada proses pengeluaran komedo ini, adalah kondisi tangan dan wajah yang berkomedo harus benar-benar dalam keadaan bersih atau steril, karena komedo akan mudah timbul lagi dan dapat menimbulkan jaringan parut, serta membuat kulit teriritasi. Cara pengeluaran komedo dimulai dari pembersihan tangan dan wajah dari kotoran dan make-up, kemudian jari dibungkus dengan tissue yang bersih, dan lakukan pengeluaran komedo secara hati-hati dengan sedikit menekan, hingga komedo ke luar.

Pencabutan bulu alis menggunakan pinset otomatis atau pinset biasa yang sudah didesinfeksi dengan alkohol. Rambut alis yang berlebihan dicabut searah dengan tumbuhnya rambut alis. Untuk memudahkan pencabutan bulu alis, kulit di sekitar   alis   ditegangkan   dengan   menggunakan   dua   jari   kemudian   lakukan pencabutan. Setelah pencabutan bulu alis, olesi bagian tersebut, dengan suatu antiseptik agar tidak terjadi infeksi, kemudian alis disikat dan bentuk sesuai dengan bentuk muka.

Perawatan Bibir 
Bibir memerlukan perawatan khusus karena kulit di bagian tersebut sangat halus dan peka. Kulit di bagian bibir sangat tipis, karena itu bibir terlihat merah. Pemakaian lipstik terus menerus yang tidak dibersihkan secara maksimal dapat mempengaruhi warna bibir. Bibir dibersihkan dengan menggunakan pembersih khusus bibir.

Kulit bibir tidak mempunyai corneocyte yang berfungsi untuk menjaga kelembaban alami kulit, karena itu bibir seringkali tampak kering dan mudah pecah-pecah. Untuk mengatasinya, oleskan pelembab khusus bibir secara teratur seperti lip moisturizer, lip care atau lip conditioner. Pelembab bibir yang mengandung tabir surya sangat diperlukan agar bibir terhindar dari kekeringan. Selain itu, minum air putih 8-10 gelas sehari akan sangat berguna untuk menghindarkan tubuh termasuk bibir dari dehidrasi. 

Selain pemakaian lipstik, kadangkala diperlukan lip gloss agar muncul efek glossy atau kilap pada bibir. Yang perlu diperhatikan adalah lip gloss tidak dapat digunakan sebagai pengganti pelembab bibir karena fungsi lip gloss hanya untuk mengkilapkan. Karena itu meski lip gloss mengandung minyak, tetapi tetap lip gloss tidak mampu melindungi atau menjaga kelembaban kulit bibir. 

Untuk perawatan seminggu sekali gunakan masker bibir. Biasanya masker bibir berbentuk krim berbahan dasar sari tumbuh-tumbuhan yang dioleskan pada bibir bagian atas dan bawah. Fungsinya untuk menjaga kelembaban, kesegaran dan kelembutan bibir. Memakai masker bibir secara berkala dapat membantu mempertahankan warna bibir, terutama bagi mereka yang sering menggunakan lipstik. Bersihkan bibir dari bekas lipstik, kemudian oleskan masker pada bibir atas serta bibir bawah dan biarkan + 15 menit, bersihkan masker bibir dengan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat.

Perawatan dan Pemeliharaan Mata

Posted by Jaka Haryanto on Januari 29, 2020 with No comments
Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang paling penting, usahakanlah untuk merawatnya sampai pada tingkat yang maksimal. Mata yang bersinar akan lebih mudah dan lebih cepat memancarkan perasaan kita dari pada ungkapan kata. 

Mata dapat dibuat lebih sehat dan lebih bagus kalau dirawat secara baik. Mata yang sehat dan hidup, tidak hanya menarik dan menambah sinar yang memancar, pada muka atau wajah tetapi juga seluruh perwujudan penampilan diri. Mata bekerja setiap hari, bahkan hingga malam jika tugas kerja harus diselesaikan. Tanpa sadar kita memaksa mata untuk bekerja terus menerus dan kita nyaris tidak memperhatikan kesehatannya, karenanya kita harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatannya. 

Mata dan daerah di sekitar mata memerlukan perawatan khusus. Daerah tersebut sangat halus dan peka, karena hanya memiliki sedikit minyak dan jenis kulitnya sangat tipis. Jika tidak diperlakukan secara lembut dan benar, akan mudah timbul tanda penuaan dini di seputar mata, seperti kerut-kerut halus atau kusam dan kantong  mata.  Sisa-sisa  riasan  mata  harus  dihapus  dengan  pembersih  yang memiliki pH sama dengan daerah seputar mata serta mengandung minyak yang mampu menjaga kelembabannya. 

Bersihkan mata dengan pembersih khusus untuk daerah seputar mata yang dikenal dengan nama eye make-up remover. Jika tidak ada, gunakan minyak zaitun atau minyak bulus, karena minyak tersebut selain dapat membersihkan juga mampu merawat kulit seputar mata, menghindarkannya dari kerutan sebelum waktunya. 

Selain dibersihkan dan dirawat setiap hari, daerah di seputar mata dapat juga dirawat secara khusus dengan mengenakan masker mata. Masker mata biasanya berbentuk gel atau krim bahkan kertas siap pakai yang mengandung kolagen. 

Fungsi masker mata, selain memberi nutrisi pada daerah mata dan sekitarnya juga untuk meredakan iritasi, memperhalus kerutan, melembabkan dan menyegarkan daerah sekitar mata. Masker yang mengandung ekstrak hazelmout, bunga mawar atau bunga jagung dapat mengurangi pembengkakan di kantung mata. Pemakaian masker berbentuk gel atau krim di seputar mata, cukup dioleskan, dan untuk masker mata yang berbentuk kertas, digunakan dengan cara ditempelkan di bagian atas atau bagian bawah mata dan dibasahi air. Biarkan selama + 15 menit, kemudian angkat. 

Beberapa hal dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata yaitu: 

Diet, keindahan mata dapat dipengaruhi oleh faktor dari dalam. Apa yang kita makan akan tercermin dalam penampilan rambut, jaringan kulit dan sinar yang memancar dari mata. Menjaga mata agar tetap sehat dan bersinar dapat dilakukan melalui makanan yang kita konsumsi terutama vitamin A dan B2 sangat bagus untuk kesehatan mata. Vitamin ini dapat ditemukan di dalam daging, susu, telur, keju, hati, ikan, sayur-sayuran dan buah-buahan. 

Tidur, merupakan suatu kebutuhan yang dapat membantu otot mata untuk beristirahat. Tidur yang teratur, nyenyak dan tidak terganggu sangat diperlukan untuk kesehatan mata. Rata-rata orang memerlukan waktu tidur selama 8 jam. Jika melewatkan waktu tersebut, akan berakibat : tepi mata tampak merah, urat-urat darah sering kelihatan dan akan terlihat bayangan hitam di sekeliling mata bagian bawah. Satu-satunya cara untuk mengatasi gangguan tersebut adalah tidur yang cukup. Untuk menyamarkan kantong mata atau bayangan hitam di bawah mata dapat digunakan krim yang agak pucat, sehingga bayangan dapat tertutupi. Daerah di bawah mata sangat peka dan lemah, oleh karenanya pada waktu membersihkan muka, daerah sekitar mata tidak boleh digosok atau ditekan terlalu kuat. 

Massage mata, massage daerah mata akan dapat membantu peredaran darah dan dapat dilakukan pada waktu memberi krim di sekitar mata. Pemberian krim akan meresap ke dalam kulit dan akan memperbesar sel-sel kulit dengan kelembabannya. Hal ini akan menciptakan permukaan kulit yang lebih halus dan akan membantu menghapuskan keriput-keriput dan garis-garis kecil yang sering terlihat di sudut mata. Mengingat daerah mata keadaannya sangat peka, maka pada  waktu  massage  pakailah  ujung  jari  yang  lunak. Mulailah  dengan menggerakkan ujung jari ketiga, mulai dari hidung lalu ke bawah tulang kening, sekeliling bagian atas dan bawah mata, lalu kembali ke hidung, ulangi gerakkan ini dengan memakai gerakan-gerakan kecil melingkar dan berputar secara halus. 

Latihan-latihan mata, usahakanlah agar mata tetap santai dengan memutarnya sekitar rongga mata. Dengan memulai memandang lurus ke depan, lalu alihkan pandangan mata itu ke atas, kemudian memutar ke sudut luar dari mata. Selanjutnya lihat ke bawah, dan ke arah hidung dan akhirnya ke atas lagi. Latihan lain lagi yang santai dapat dilakukan dengan pandangan pertama diarahkan pada suatu benda yang dekat sekali, kemudian memandang jauh sekali. Mengedipkan kelopak mata bukanlah latihan mata tetapi merupakan tindakan replek yang terjadi kira-kira satu kali setiap dua menit. Gerak ini dimaksudkan untuk meratakan cairan di seluruh permukaan bola mata dan untuk mencucinya. 

Pemeliharaan mata 
Kira-kira 80 % dari efisiensi kerja kita sehari-hari, terletak pada penggunaan mata. Mengingat besarnya ketergantungan kita pada mata, maka mata merupakan modal berharga yang perlu dipelihara secara baik.  Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan mata yaitu sebagai berikut : 

Debu pada mata. Masuknya debu, butiran-butiran kecil pasir dan serangga kecil ke dalam mata merupakan kejadian yang sering kita alami. Rasa sakit yang disebabkan masuknya partikel-partikel ke dalam mata, memberi peringatan kepada kita agar segera membuangnya.  Dalam hal ini mata biasanya mengeluarkan air mata. Dalam usaha untuk mencuci dan membuang partikel-partikel yang masuk ke dalam mata, pergunakan kapas, dengan cara membawa partikel ke sudut mata dan jangan digosok, kemudian keluarkan,  dan  ini merupakan cara refleksi organ tubuh kita sendiri untuk melindungi mata. 

Sinar. Secara otomatis mata menyesuaikan diri dengan bermacam-macam sinar sebagai  bagian  dari  fungsi  kodratnya.  Namun  demikian,  untuk  menjaga kesehatan mata hendaknya diperhatikan hal-hal berikut: jangan membaca atau menulis dengan sinar yang kurang terang atau dengan sinar matahari langsung yang menyilaukan. Sinar buatan harus diarahkan dari belakang dan meluncur turun dari belakang melalui bahu kiri. Arah sinar tidak boleh menyorot lurus dipantulkan dari permukaan yang rata seperti pasir dan air. Sinar matahari dapat menyebabkan tekanan pada mata, membuat mata jadi lelah dan kepala menjadi pusing. Sebab itu bantulah mata dengan mengenakan kacamata yang benar-benar baik seperti kacamata polaroid (polarized sun glasses)  yakni kacamata hitam yang mampu menyarig sinar matahari. Jangan memandang langsung ke matahari, karena sinar ultra violet dari matahari dapat membakar kornea mata. 

Eyestrain atau rasa tertekan pada mata. Rasa tertekan pada mata dapat disebabkan karena penyinaran yang jelek, terlalu banyak membaca, lelah, keadaan udara yang tidak sehat, mandi matahari, naik motor atau mobil terlalu lama. Dalam satu hari membaca, otot mata mungkin tegang dan kendor kira-kira 100.000 kali, demikian pula jika melihat televisi, hal ini akan menyebabkan mata menjadi tegang dan lelah. Untuk menghindari hal tersebut, hindarilah cahaya yang terlalu terang, jangan biarkan sinar memantul langsung ke mata dari gambar televisi, jangan duduk terlalu dekat dari layar televisi, dan pada waktu melihat televisi pandangan lurus setinggi mata. Buang pandangan mata sekali-kali dari layar televisi untuk menghindari  ketegangan  karena  memandang gambar terus-menerus. Tekanan mata akan segera hilang setelah tidur dengan nyenyak pada malam hari. Mandi mata dengan lotion yang baik dan khusus untuk mata dapat meringankan mata yang lelah dan menghilangkan rasa sakit. Selain itu tekanan mata dapat disebabkan oleh pandangan mata yang tidak terduga-duga, kesehatan yang kurang baik, dan tekanan emosi. 

Bloodshat eyes atau alur-alur darah di mata. Alur-alur darah di mata disebabkan karena dingin atau inflammation. Menghindari alur-alur darah di mata dapat dihindari dengan istirahat sebayak-banyaknya atau tidur nyenyak pada waktu malam hari. Untuk mengatasi alur-alur darah di mata, gunakan masker mata dan obat  tetes  mata (eye  bath).  Selama  mengalami  bloodshat  eyes,  hindari pemakaian mascara, eyeliners atau eye shadow, karena dapat menambah parah kondisi mata yang sedang sakit. 

Perawatan mata dapat juga dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti teh celup atau teh kantung yang berkhasiat mengurangi bengkak dengan cara mengompreskan teh celup yang telah direndam semalaman pada kelopak mata yang  terpejam  selama +  10  menit.  Susu  cair,  kandungan lemaknya dapat mengatasi mata yang tampak kuyu karena terlalu lelah atau kurang tidur. Celupkan kapas pada susu segar dan peras kemudian tempelkan pada kelopak mata selama +10 menit dan bersihkan dengan air hangat, kemudian basuh sekali lagi dengan menggunakan air dingin. Kentang, dapat membantu mengurangi lingkaran hitam di seputar mata dan kantung mata yang kerap muncul jika kurang tidur. Parut sebuah kentang dan hasil parutannya bungkus dengan kain kasa kemudian letakkan di atas kelopak mata, biarkan selama + 20 menit dan bersihkan dengan pembersih khusus untuk mata.

Selasa, 28 Januari 2020

Perawatan Kulit Wajah sesuai Jenis Kulit - Bagian II

Posted by Jaka Haryanto on Januari 28, 2020 with No comments
Untuk Kulit Kombinasi 
Perawatan kulit kombinasi memerlukan penanganan yang berlaku untuk jenis kulit normal cenderung kering atau berminyak. Lakukan perawatan kulit normal/kering di daerah pipi dan kening, sedangkan di daerah dahi, batang hidung terus ke dagu bagian atas atau untuk daerah T gunakan kosmetika untuk jenis kulit berminyak. Perawatan kulit kombinasi setiap hari, dilakukan dengan cara : 
  • Bersihkan wajah dengan susu pembersih 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit kombinasi (normal-kering atau berminyak-kering, basuh dengan air hangat, agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan penyegar pada dahi, hidung dan dagu. Bagian lain dengan face lotion. 

Perawatan kulit kombinasi dilakukan seminggu sekali (insidental) dengan cara : 
  • Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak. Lakukan pijatan dengan halus dan lembut. 
  • Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih. 
  • Siapkan masker untuk kulit kering dan berminyak, oleskan campuran masker untuk kulit berminyak ke bagian dahi, hidung dan dagu dan bagian lain dengan masker untuk kulit kering. 
  • Biarkan masker dengan sendirinya selama + 30 menit dan istirahatlah. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat, segarkan. 

Untuk Kulit Sensitif 
Perawatan kulit sensitif, sebaiknya gunakan pembersih berbentuk krim, dan lakukan penyegaran menggunakan lotion yang mengandung alkohol. 

Perawatan kulit sensitif  yang dilakukan setiap hari dengan cara : 
  • Bersihkan wajah dengan susu pembersih untuk kulit sensitif atau sabun wajah yang tidak mengandung soda, gel atau krim, misalnya soap free beauty bars atau rinse off beauty wash. 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit sensitif, basuh dengan air dingin agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan face lotion pada sepotong kapas, tepuk-tepukkan ke seluruh wajah, segera gunakan pelembab. 

Perawatan kulit sensitif secara insidental dilakukan 10 hari sekali dengan cara : 
  • Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak. 
  • Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih. 
  • Siapkan masker untuk kulit sensitif, oleskan campuran masker ke seluruh wajah dengan bantuan kuas mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi. 
  • Biarkan masker dengan sendirinya selama + 30 menit dan istirahatlah. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat, segarkan 

Untuk Kulit Menua (Aging Skin) 
Perawatan kulit menua membutuhkan kosmetik yang mengandung: bahan-bahan  penghambat  penguapan  air,  bahan  yang  dapat  menggantikan  natural moisturizer factor (NMF), bahan liposon, holagen, asam, serta kosmetika yang mampu melindungi kulit dari sinar ultra violet dan melunakkan sel tanduk yang sudah mati. Perawatan kulit menua adalah tindakan perawatan memperbaharui kondisi kulit seperti menyamarkan kerut-kerut kulit dan sel kulit yang mengelupas atau sel tanduk yang sudah mati, sehingga terjadi pembaharuan sel-sel kulit. 

Tindakan perawatan kulit menua dilakukan dengan cara : 
  • Penyuntikan yaitu tindakan memasukkan bahan yang mengandung kalogen atau lemak yang diambil dari bagian tubuh lain seperti dari bagian panggul, paha atau perut. Efek penyuntikan bersifat sementara yakni berkisar 3-12 bulan dan hanya dapat dilakukan oleh dokter. Penyuntikan hanya dilakukan di daerah yang terdapat kerutan seperti pada sekitar mata, sekitar mulut dan dahi. 
  • Demabrasi yaitu tindakan skin peeling yang lebih mendalam dengan menggunakan bagian alat skin peeling yang kasar. 
  • Chemical peel yaitu pengelupasan dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti asam glikolat, asam trikloro, cairan jessuer dan fenol. Chemical peel tidak dianjurkan digunakan pada kulit berwarna gelap serta harus menghidari sinar matahari selama 3-6 bulan. 

Perawatan kulit menua yang secara rutin dilakukan sehari-hari meliputi : 
  • Pembersihan dengan susu pembersih setiap pagi dan malam sebelum tidur. Hindari penggunaan pembersih tipe sabun. 
  • Gunakan pelembab sesuai jenis kulit baik siang ataupun malam. Pada siang hari selalu gunakan tabir surya. 
  • Hindari kosmetik berkadar alkohol tinggi 
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan krim-krim vitamin, kalogen, hormon, krim AH dan sejenisnya. 

Perawatan kulit menua secara berkala dapat dilakukan dengan peremajaan kulit secara dermabrasi atau skin peeling, face lifting, olah raga wajah, totok wajah, akupunktur, akupresur, dan shooting lotion untuk mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit, penggunaan masker khusus seperti warm oil mask atau parafin mask, pemakaian krim massage yang bersifat pemupukan serta melakukan kompres es setelah selesai perawatan agar pori-pori tertutup kembali. 

Untuk Kulit Berpigmen (Pigmentasi Skin) 
Kosmetika  yang  dipergunakan  untuk  perawatan  kulit  berpigmen  yaitu kosmetika yang mengandung bahan yang sifatnya mencegah atau mengurangi timbulnya hyperpigmentasi (bercak-bercak coklat), seperti tabir surya (sun cream) yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari, krim pemutih (bleaching cream, skin lightening) yang dapat mengurangi bercak atau flek dan masker pemutih (bleach mask) untuk membersihkan kulit secara mendalam,  mengencangkan kulit, menghilangkan kerutan, melancarkan peredaran darah dan menyegarkan kulit. 

Perawatan kulit berpigmen sehari-hari pada prinsipnya hampir sama dengan perawatan kulit menua, mulai dari pembersihan dengan menggunakan  susu pembersih,  penyegaran,  dan  pemupukan, yang membedakan adalah pada perawatan kulit berpigmen, pada malam hari dilakukan bleaching untuk mengurangi kondisi pigmentasi pada kulit wajah. 

Perawatan  secara  berkala untuk kulit berpigmen, yaitu dilakukan  skin peeling baik secara manual maupun secara elektrik, melakukan acupressure yaitu tindakan pemijatan dengan sistem menekan pada titik-titik akupuntur yang dapat menimbulkan pengaruh secara anatomis dan fisiologis organ tubuh. Pengaruh tersebut  berupa  memperbaiki  dan memperlancar sirkulasi darah, memberikan kesegaran pada otot yang lelah, dan mengurangi hiperpigmentasi. Pengobatan hiperpigmentasi dilakukan  setelah   pengurutan atau  acupressure. Pemakaian bleaching cream dengan cara : oleskan secara tipis krim pemutih pada area yang terdapat hiperpigmentasi, kemudian di atasnya oleskan masker sampai akhirnya disegarkan dan pori-porinya ditutup kembali. 

Untuk Kulit Dehidrasi 
Kosmetika untuk kulit dehidrasi pada dasarnya sama dengan kosmetika untuk kulit kering atau kulit menua. Kosmetika yang sifatnya pengobatan perlu dilihat kondisi kulit secara seksama. Kosmetika utama antara lain; (a) Moisturizer/pelembab; (b) Cleansing/pembersih tipe O/W; (c) Tonic/penyegar yang kadar alkoholnya rendah; (d) krim pemupuk; (e) krim yang mengandung AH, untuk membantu melepaskan sel kulit mati; (f) skin peeling cream/lotion; (g) masker paraffin/lilin/masker minyak hangat (warm oil mask) dan (h) alas bedak berbahan dasar minyak. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum perawatan ; 
  • Pemakaian masker paraffin harus diperhatikan suhu lilin dan apabila kondisi couperose/broken capilaries, area tersebut harus dioleskan vaselin terlebih dahulu sebelum pengolesan masker paraffin 
  • Penggunaan sinar infra merah, saat pengolesan warm oil mask, pada area yang terlihat pembuluh darah atau adanya luka harus diolesi vaselin dan ditutup kapas lembab. 
  • Skin peeling, dilakukan dengan gerakan yang lembut agar tidak menimbulkan iritasi kulit. 

Perawatan   kulit   dehidrasi   sehari-hari   yaitu   pembersihan   dengan menggunakan susu pembersih seperti untuk perawatan kulit kering, kulit menua maupun kulit sensitif. Kulit dehidrasi memiliki kecenderungan kasar maka pada siang dan malam hari dapat diberikan krim pelembab. Apabila kulit sudah terasa halus, penggunaaan krim yang mengandung AH (Alpha Hidroksil) dihentikan. 

Perawatan kulit dehidrasi secara berkala lakukan skin peeling, penggunaan masker paraffin/wask oil mask, dibuat dari campuran 98 gram paraffin wax dan 126 gram petroleum jelly yang dilelehkan. Pemakaian warm oil mask dibantu sinar infra merah, dan kompres handuk lembab hangat untuk membuka pori-pori.

Perawatan Kulit Wajah sesuai Jenis Kulit - Bagian I

Posted by Jaka Haryanto on Januari 28, 2020 with No comments
Untuk Kulit Normal 
Perawatan kulit jenis normal dapat menggunakan berbagai pembersih, tetapi hindari bahan pembersih yang berkadar alkohol tinggi, bersifat alkalis dan bahan pembersih yang cenderung menimbulkan penyumbatan. Perawatan kulit normal setiap hari, dilakukan setiap habis bepergian dan menjelang tidur yang meliputi : 
  • Bersihkan wajah dengan susu pembersih untuk kulit normal hingga sebatas leher dan ratakan. Lakukan pijatan ringan kemudian angkat susu pembersih dengan menggunakan kapas yang lembab. 
  • Usapkan handuk kecil atau waslap yang telah dicelupkan pada air hangat untuk mengangkat sisa susu pembersih. 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit normal, basuh dengan air, agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan face lotion pada sepotong kapas, tepuk-tepuk pada wajah dengan maksud untuk menyegarkan atau menutupi pori-pori yang terbuka pada saat kulit wajah dibersihkan. 

Perawatan kulit normal seminggu sekali dilakukan setelah wajah dibersihkan yang meliputi: 
  • Uapi wajah atau kompres seluruh wajah dengan handuk yang telah diuapi. 
  • Lakukan peeling wajah dengan menggunakan scrub cream untuk kulit normal kemudian bersihkan dengan air suam-suam kuku.
  • Oleskan krim pemijat pada seluruh wajah, leher, dada atas dan bahu. Lakukan pijatan ke arah atas. Angkat minyaknya dengan handuk yang telah dicelup dalam air hangat. 
  • Setelah melakukan pemijatan kulit wajah, gunakan masker untuk kulit normal. Campurkan 2 sdt  bubuk  masker  dengan  aquadest  atau  air  mawar secukupnya. 
  • Oleskan campuran tersebut ke seluruh wajah dengan bantuan kuas. Cara mengoleskan mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi. 
  • Biarkan masker mengering dengan sendirinya +30 menit. Selama pemakaian masker sebaiknya tidak bergerak atau berbicara agar hasilnya dapat maksimal. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil atau waslap yang telah dicelupkan pada air hangat. 
  • Berikan penyegar atau dapat pula dikompres dengan waslap yang dicelupkan pada air es. 

Untuk Kulit Kering 
Kulit kering memerlukan pembersih lunak yaitu pembersih yang mengandung pelembab seperti minyak zaitun atau pembersih yang berbentuk krim. Hindari penggunaan bahan pembersih berkadar alkohol tinggi. Lakukan pemupukan kulit menggunakan pelembab yang mengandung gliserin, hyaluronic acid atau demithicone. Zat-zat yang terkandung  dalam  pelembab  tersebut  merupakan humectant. Sifat humectant menarik air dari dalam kulit dan dari udara sekitar, sehingga prses dehidrasi kulit tidak berlanjut. 

Bahan pembersih untuk jenis kulit kering, pilihlah kosmetik yang berbahan dasar minyak atau oil-based, tipe W/O (kadar minyak lebih tinggi dari kadar air). Jenis kulit kering mengeluarkan minyak lebih sedikit dari pada jenis kulit lainnya, oleh karena itu biasakan memakai tabir surya atau pelembab yang mengandung tabir surya dan zat antioksidan terutama jika melakukan kegiatan di luar rumah. 

Perawatan kulit kering juga dapat dilakukan secara rutin yaitu setiap hari dan secara berkala. Perawatan kulit kering yang dilakukan setiap hari meliputi : 
  • Bersihkan wajah dan leher dengan krim pembersih yang mengandung emollients untuk mencegah  dehidrasi. Angkat dengan waslap yang telah dicelupkan dalam air hangat. 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit kering, basuh dengan air, agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan face lotion pada sepotong kapas, tepuk-tepukkan ke seluruh wajah dan segera gunakan pelembab. 

Perawatan kulit kering  dilakukan setiap 10 hari sekali (insidental) dengan cara : 
  • Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak, kemudian lakukan pemijatan dengan lembut dan hati-hati. 
  • Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih. 
  • Siapkan masker untuk kulit kering. Oleskan campuran masker ke seluruh wajah dengan bantuan kuas. Cara mengoleskan mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi. 
  • Biarkan masker kering dengan sendirinya selama +30 menit dan istirahatkan agar diperoleh hasil maksimal. 
  • Angkat masker dengan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat. 

Untuk Kulit Berminyak 
Kulit  sehat  sedikit  mengandung  minyak,  tetapi  jika  sekresi  minyak berlebihan, selain memicu timbulnya komedo dan jerawat, juga dapat mengganggu penampilan. Gunakan kosmetik pembersih berbahan dasar air atau tipe O/W (kadar air lebih tinggi dari kadar minyak) dan hindari pembersih berbahan dasar deterjen maupun peringkas pori-pori berkadar alkohol tinggi. Hal ini disebabkan karena penggunaan kedua jenis pembersih tersebut dalam jangka panjang, selain dapat merusak kulit juga dapat merangsang makin meningkatnya aktivitas kelenjar palit. 

Perawatan kulit berminyak, di samping dilakukan setiap hari, juga dirawat setiap 3-4 hari. Perawatan rutin setiap hari meliputi : 
  • Bersihkan wajah dengan sabun khusus wajah yang mengandung sulfur atau pembersih berbentuk gel yang bebas minyak (oil free). 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit berminyak, basuh dengan air hangat, agar wajah benar-benar bersih. 
  • Bubuhkan astringent (penyegar) pada sepotong kapas kemudian tepuk-tepukkan pada wajah untuk meringkaskan pori. 

Perawatan kulit berminyak yang dilakukan 3-4 hari sekali dengan cara : 
  • Uapi wajah atau kompres seluruh wajah dengan handuk yang telah diuapi atau direndam dalam air hangat. 
  • Lakukan pengambilan jerawat dan komedo 
  • Oleskan krim pemijat pada kulit wajah kemudian lakukan pemijatan dengan alat kecepatan tinggi selama + 5 menit. 
  • Angkat krim pemijat dengan menggunakan handuk yang telah dicelupkan dalam air hangat. 
  • Siapkan masker untuk kulit berjerawat. Oleskan campuran tersebut ke seluruh wajah dengan bantuan kuas. Cara mengoleskan mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi. 
  • Biarkan masker mengering dengan sendirinya selama +30 menit. Selama pemakaian masker istirahatlah agar diperoleh hasil maksimal. Khusus untuk kulit berjerawat, gunakan lampu infraphyl (berwarna merah) selama + 3 menit pada saat masker setengah kering di wajah. Tutup kedua pelupuk mata dengan kapas yang telah dicelup dalam boorwater. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil atau waslap yang telah dicelupkan dalam air hangat, kemudian taburi dengan bedak jerawat. 

Masker Wajah - Bagian II

Posted by Jaka Haryanto on Januari 28, 2020 with No comments
Masker Buatan Sendiri 
Masker, selain yang dibuat oleh produsen kosmetika, kita pun dapat membuat masker sendiri dari berbagai bahan alami, hal ini seiring dengan gerakan kembali ke alam. Bahan alami yang dapat dipakai sebagai bahan masker yaitu sayur-sayuran, buah-buahan, havermout, telur dan madu, tetapi pilihlah bahan, baik sayur-sayuran maupun buah-buahan yang  bermutu  baik,  benar-benar matang dan segar. Untuk susu, telur, madu dan havermout dapat dipilih yang masih segar dan belum kedaluwarsa. 

Contoh masker buatan sendiri dengan menggunakan bahan alami : 

Avokad 
Avokad memiliki kandungan lemak yang berkhasiat melembabkan kulit, karena itu cocok digunakan untuk perawatan kulit kering agar menjadi lembab, lembut dan kencang. Caranya lumatkan 1 buah avokad, campur dengan 1 sdm madu dan aduk rata. Oleskan pada wajah biarkan selama + 10 menit hingga mengering, bilas dengan air hangat. 

Jeruk 
Peras air jeruk segar dari 2 buah jeruk, campur dengan 1 bks gelatin dan aduk rata. simpan dalam lemari es hingga cukup padat kemudian oleskan pada wajah secara merata dan biarkan selama + 10 menit dan bilas dengan air dingin serta keringkan dengan handuk. Masker ini cocok untuk kulit normal dan berminyak terutama saat udara panas agar wajah terasa halus dan kencang dan tidak kering. Buah jeruk dan kulitnya juga dapat digunakan sebagai pembersih da penyegar yang cocok digunakan untuk perawatan kulit berminyak. Untuk pembersih : rendam kulit jeruk manis dalam air. 

Tusuk-tusuk dengan garpu, dan biarkan semalaman. Gunakan untuk membasuh  kulit  wajah deesokan harinya. Untuk  penyegar : celupkan sepotong kapas ke dalam air, peras, dan teteskan beberapa tetes sari buah jeruk segar, kemudian bubuhkan pada wajah. 

Jeruk nipis 
Jerawat pada kulit kombinasi bisa menggunakan jenis masker jeruk nipis. Manfaat lain masker ini adalah untuk mengatasi penuaan dini. Caranya peras ½ bagian jeruk nipis, campur dengan 1 butir putih telur yang telah dikocok kaku, oleskan pada wajah dan biarkan selama + 15 menit, bilas dengan air hangat. Masker ini dapat digunakan semalaman, untuk memperoleh hasil maksimal. 

Susu bubuk 
Masker dari susu bubuk dapat menghaluskan, memutihkan, menyegarkan, dan memberi cahaya pada kulit wajah. Untuk keperluan ini, gunakan susu bubuk full cream agar kandungan lemaknya dapat dimanfaatkan secara maksimal. Susu rendah lemak dan susu instan kurang cocok digunakan sebagai masker. Caranya campurkan 2 sdm susu bubuk, 1 sdm madu dan 2 sdm air panas, aduk rata, kemudian oleskan pada kulit wajah dan leher, biarkan selama + 15 menit hingga masker mengering. Bilas dengan sabun khusus untuk wajah dan air hangat. Bubuhkan pelembab segera setelahnya. 

Telur 
Pada telur terdapat dua bagian yang dapat dimanfaatkan yaitu kuning telur cocok digunakan untuk perawatan kulit kering dan normal. Caranya kocok 1 butir kuning telur tambahkan ½ perasan jeruk nipis dan parutan kulit jeruk nipis. Biarkan semalaman agar telur menyerap minyak dari kulit jeruk. Oleskan pada wajah kecuali daerah sekitar mata dan bibir, biarkan selama + 10 menit dan bilas dengan menggunakan air hangat. Putih telur cocok digunakan untuk perawatan kulit berminyak dan dapat membantu mengencangkan kulit wajah yang kendur. Caranya kocok 1 butir putih telur tambahkan perasan ½ buah jeruk nipis dan parutan kulit jeruk nipis. Biarkan semalaman agar telur menyerap minyak dari kulit jeruk. Bubuhkan pada wajah dan biarkan selama + 10 menit kemudian bilas dengan air hangat. 

Mentimun 
Ramuan dari mentimun cocok untuk kulit berminyak karena dapat mengurangi kadar minyak yang berlebihan. Masker mentimun juga dapat memberi kesegaran pada kulit kusam dan terbakar sinar matahari serta dapat digunakan sebagai penyegar. Untuk masker, 1 buah mentimun diparut diambil airnya, campur dengan 1 sdm minyak zaitun dan 4 sdm susu segar matang, aduk rata. Oleskan pada seluruh wajah dan leher, biarkan selama + 15 menit, bilas dengan air hangat. Untuk penyegar, parut 1 buah mentimun, saring dan ambil airnya. Dengan bantuan sepotong kapas oleskan air mentimun ke seluruh wajah. 

Strawberri 
Untuk kulit berminyak, masker strawberri sangat baik digunakan untuk meluruhkan sel kulit mati dan menyegarkan kulit kusam. Strawberri dicampur dengan havermout yang mengandung vitamin B1 dan mineral seng, strawberri dapat mempercepat regenerasi sel kulit mati dan melembutkan kulit kering. Untuk kulit berminyak, campur 50 gr buah strawberri dan 1 sdm havermout, proses dengan blender kemudian oleskan pada seluruh wajah dan leher sambil dilakukan pijatan ringan, biarkan kering dan bilas dengan air hangat. Untuk kulit kering, panaskan 1 sdm mentega hingga meleleh, dinginkan kemudian campur dengan 75 gr strawberri segar dan  proses dengan blender. Oleskan pada seluruh wajah dan leher, biarkan mengering selama + 15 menit, bilas dengan air hangat dan sabun khusus untuk wajah dan segera kenakan pelembab. 

Tomat 
Kandungan vitamin C dalam tomat selain bermanfaat bagi tubuh, juga sangat bagus untuk kesehatan dan kelembutan kulit. Pemakaian secara teratur dapat membantu memperkecil lubang pori-pori kulit. Caranya parut 1-2 buah tomat atau proses dengan blender, campur dengan 1 sdm susu bubuk dan 25 cc sari jeruk, kemudian aduk rata. Oleskan pada seluruh wajah dan leher sambil lakukan pijatan ringan, biarkan selama +15 menit, bilas dengan air hangat. 

Pepaya 
Buah pepaya mengandung banyak kandungan gizi yang dapat mencegah penuaan dini dan meremajakan lapisan dermis dalam kulit. Masker dari buah pepaya cocok untuk semua jenis kulit dan dapat membantu melembabkan kulit serta dapat meluruhkan sel kulit mati. Caranya lumatkan ½ buah pepaya, oleskan pada wajah biarkan selama + 15 menit dan bilas dengan air hangat. 

Pisang 
Sama seperti masker pepaya, masker pisang dapat digunakan untuk semua jenis kulit terutama untuk kulit berjerawat. Kandungan zat yang terkandung dalam pisang dapat membantu mengempiskan jerawat. Lumatkan 1 buah pisang  ambon  matang  segera oleskan pada wajah  dan  leher, biarkan selama + 15 menit, bilas dengan air hangat dan kemudian basuh sekali lagi dengan air dingin. 

Melon dan semangka 
Buah melon dan semangka banyak menyimpan dan mengikat air sehingga cocok digunakan sebagai bahan masker untuk kulit kering atau terbakar sinar matahari. Caranya iris tipis 1/8 melon atau semangka, bungkus irisan dengan kain kasa dan tempelkan pada wajah, biarkan + 15 menit, bilas dengan air dingin. 

Apel 
Zat yang terdapat dalam apel dapat menetralisir minyak yang berlebihan pada wajah hingga cocok digunakan untuk kulit berminyak. Caranya parut 2 buah apel atau proses dengan blender, segera bubuhkan pada wajah, biarkan + 15 menit dan bilas dengan air hangat. 

Havermout 
Masker dari havermout ini digunakan untuk kulit berminyak. Campur 2 sdm havermout dan1 sdm jeruk nipis, proses dengan blender sampai tercampur rata. Bubuhkan pada wajah sambil lakukan pijatan ringan. Biarkan hingga mengering dan bilas dengan air teh hangat hingga bersih.

Wortel 
Masker  wortel  dapat  digunakan  untuk  kulit  kusam  dan  terbakar  sinar matahari. Wortel dicampur dengan madu dan yoghurt dapat memberi nutrisi pada kulit. Kandungan betakarotin pada wortel akan melembutkan kulit dan menjadikan kulit lebih bersinar. Haluskan 3 buah wortel, campur dengan 2 sdm madu dan 3 sdm yoghurt, aduk rata. Oleskan pada wajah sambil lakukan pijatan ringan ke arah atas, biarkan + 15 menit, bilas dengan air mineral. 

Kentang atau bengkoang 
Masker kentang atau bengkoang dapat membantu mengurangi lingkaran hitam dan kantung mata yang kerap muncul jika kurang tidur. Parut sebuah kentang atau bengkoang, bungkus hasil parutan,  bisa langsung ditempel pada kelopak mata atau bila disaring diambil airnya bisa dioleskan pada seluruh wajah, sehingga hasilnya dapat memutihkan kulit. Cara pemakaian masker harus merata di seluruh permukaan kulit wajah dan leher, kecuali bagian bibir dan mata. Bagian mata ditutup dengan kapas dan istirahatkan. 

Langkah  selanjutnya,  setelah  masker  mengering (+ 15 menit) masker dibersihkan, dengan  terlebih  dahulu  masker  yang  telah  mengering  di  wajah dilembabkan, kemudian dibersihkan dengan menggunakan waslap yang lembab dan hangat sampai bersih. Setelah pembersihan masker, muka sebaiknya dikompres dengan menggunakan es batu yang dibungkus waslap agar pori-pori kulit yang terbuka karena perawatan, menutup kembali.  

Terakhir  kulit  muka  diberi penyegar sesuai dengan jenis kulit muka dan bila perlu dapat memakai krim pelembab sebagai under make-up atau base foundation atau sebagai moisturizer, yang akan diteruskan dengan tata rias wajah.

Masker Wajah - Bagian I

Posted by Jaka Haryanto on Januari 28, 2020 with No comments
Kegunaan masker banyak  sekali terutama untuk mengencangkan kulit, mengangkat sel-sel tanduk yang sudah siap mengelupas, menghaluskan dan mencerahkan kulit, meningkatkan metabolisme sel kulit, meningkatkan peredaran darah dan getah bening, memberi rasa segar dan memberi nutrisi pada kulit sehingga kulit terlihat cerah, sehat, halus dan kencang. 

Saat ini banyak sekali jenis masker yang diperjualbelikan, ada yang berbentuk bubuk, krim dan gel, bahkan ada juga yang terbuat dari kertas dan plastik. Masker buatan sendiri dari bahan-bahan alami seperti buah, sayur dan telur juga dapat menjadi pilihan. Masker dioleskan dengan bantuan kuas khusus untuk masker pada seluruh wajah, leher dan pundak dan dada bagian atas, kecuali bagian mata dan bibir, karena bagian tersebut sangat sensitif. Sambil menunggu masker mengering, oleskan eye-cream di sekitar mata dan lip-conditioner dibibir. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kekeringan kulit di sekitar mata dan bibir. 

Agar diperoleh hasil maksimal, saat pemakaian masker hindari berbicara atau tertawa, bersin atau batuk, menggerakkan bagian wajah seperti mengernyitkan dahi,  mengerutkan  mulut  dan  menggerakkan  leher  atau  kepala.  Jadi  dalam pemakaian masker ini, leher dan wajah harus benar-benar dalam keadaan diam atau istirahat dan dengan posisi wajah agak tengadah.

Jenis-jenis masker : 

Masker Serbuk 
Masker serbuk merupakan bentuk masker yang paling awal dan populer. Banyak produsen kosmetika baik tradisional maupun modern yang memproduksi jenis masker serbuk. Biasanya masker serbuk terbuat dari bahan-bahan yang dihaluskan dan diambil kadar airnya. Pilihlah masker serbuk yang sesuai dengan jenis kulit. Cara membuatnya adalah campurkan 1 sendok makan masker serbuk dengan air mawar secukupnya, kemudian aduk sampai rata dan oleskan pada wajah, leher, pundak dan dada bagian atas dengan menggunakan kuas khusus untuk masker  yang halus. Arah  pengolesan sebaiknya dari bawah ke atas dan biarkan sampai mengering yaitu sekitar + 15 menit. Pada saat mengangkat masker yang telah mengering di bagian wajah, masker jangan langsung diangkat dengan handuk, basahi dahulu bagian yang tertutup masker hingga masker kembali  basah, baru diangkat dengan menggunakan waslap atau handuk yang lembab hangat sampai bersih.

Masker Krim 
Penggunaan masker krim sangat praktis dan mudah. Saat ini telah tersedia masker krim untuk aneka jenis kulit, yang dikemas dalam kemasan tube. Salah satu keuntungan lain dari masker krim adalah dapat dipadukan dari beberapa jenis bahan masker. Oleh karena itu masker ini merupakan pilihan tepat bagi mereka yang memiliki kulit kombinasi. Untuk daerah kering, gunakan masker untuk kulit kering, sedangkan untuk daerah berminyak misalnya daerah T, gunakan masker untuk kulit berminyak. Kenakan masker krim pada wajah dan leher, tunggu hingga kering (+15 menit) dan angkat dengan menggunakan handuk yang lembab hangat. 

Masker Gel 
Masker gel juga termasuk salah satu masker yang praktis, karena setelah kering masker tersebut dapat langsung diangkat tanpa perlu dibilas. Masker gel biasa dikenal dengan sebutan masker peel-off. Manfaat masker gel antara lain dapat mengangkat kotoran dan sel kulit mati sehingga kulit menjadi bersih dan terasa segar. Masker gel juga dapat mengembalikan kesegaran dan kelembutan kulit, bahkan dengan pemakaian yang teratur, masker gel dapat mengurangi kerutan halus yang ada pada kulit wajah. 

Cara  kerja  masker  peel-off  ini  berbeda  dengan  masker  jenis  lain.  Ketika dilepaskan, biasanya kotoran serta kulit ari yang telah mati akan ikut terangkat. Fungsi masker peel-off sama dengan scrub cream/ krim pengelupas. Karena itu jika memilih menggunakan masker peel-off sebaiknya tidak bersamaan pemakaiannya dengan pengelupasan/peeling/ scrubbing. Beri selang waktu minimal 7 hari untuk melakukan keduanya. Jika tidak, kulit akan mengalami pengelupasan dua kali dengan tenggang waktu relatif singkat yang tidak cukup untuk melakukan regenerasi. Akibatnya kulit justru akan tampak kusam dan tidak berseri. 

Saat ini di pasaran telah tersedia masker gel yang mengandung asam alfa hidroksi (AHA) dari sari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Jenis AHA yang dibuat untuk masker gel ini antara lain asam glikolat yang terdapat pada tanaman tebu, asam laktat pada susu asam dan asam sitrat yang ada pada jeruk. Karena sifat kandungannya yang asam, masker peel-off cocok digunakan oleh mereka yang memiliki jerawat nitrosica atau jerawat yang telah menimbulkan  bopeng  atau  lubang. Pada kondisi ini, kulit membutuhkan tambahan nutrisi yang terdapat pada asam glikolat. 

Masker Kertas atau Kain 
Masker jenis kertas atau kain biasanya mengandung bahan-bahan alami yang dapat meluruhkan sel-sel kulit mati, membantu menyamarkan bercak atau noda hitam, mengecilkan pori-pori, serta memperhalus kerutan di wajah. Selain itu masker ini dapat merangsang pertumbuhan sel kulit baru dan membuat kulit lebih berseri. 

Masker   kertas  biasanya   berbentuk   lembaran   menyerupai   wajah   dengan beberapa lubang di bagian mata, hidung dan mulut. Sedangkan masker kain berupa  gulungan  kecil  yang  harus  diuraikan.  Masker  kertas  maupun  kain sebelum digunakan, harus dicelup atau dibasahi terlebih dahulu dengan cairan tertentu sesuai dengan kebutuhan kulit, yang antara lain berupa : 
  • minyak esensial 
  • pelembab berbentuk cairan 
  • jus sayuran atau buah-buahan 
  • serum khusus untuk wajah 
  • air murni (H2O) yang dapat menyegarkan kulit lelah 
  • susu  murni  yang dapat  mengangkat  kotoran, menghaluskan  kulit  serta mencerahkan warna kulit 
  • air dingin yang dapat mengecilkan pori-pori