Senin, 27 Januari 2020

DIAGNOSA KULIT WAJAH

Posted by Jaka Haryanto on Januari 27, 2020 with No comments
Melakukan diagnose kulit/wajah merupakan langkah awal yang terpenting sebelum melakukan perawatan. Keberhasilan perawatan kulit wajah tergantung dari kemempuan cara mendiagnosa kulit,karena berdasarkan hasil diagnose maka seseorang dapat menentukan tindakan perawatan yang tepat bagi klien tersebut. 

Tujuan diagnose kulit wajah 

Adalah untuk mengetahui kondisi kulit/wajah klien dengan cara pengamatan seksama tentang jenis kulit/kondisi kulit beserta kelainan-kelainan yang ada pada kulit tersebut. 

Dengan melakukan diagnosa maka dapat menentukan beberapa hal diantaranya: 

Menentukan tindakan perawatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan hasil diagnosa 
Menentukan jenis kosmetika yang sesuai 
Menentukan teknik-teknik yang tepat dalam perawatan 
Dapat memberikan saran dan nasihat pada klien dalam rangka menjaga, mempertahankan, ataupun meningkatkan kecantikan / keselamatan kulitnya. 

Tata cara melakukan diagnosa 

Proses diagnosa dilakukan tiga tahap. Yaitu: 

1. Amannesse 

Adalah tahap melakukan konsultasi dengan mengajukan bebebrapa pertanyaan meliputi: 

Nama, usia dan alamat 
Riwayat kesehatan klien mengenai penyakit yang pernag diserita, tekanan darah, apakah sedang dalam perawatan dokter dan sebagainya. Hal ini perlu untuk mengetahui adanya kontra indikasi perawatan. 

Kosmetik yang pernah dipakai serta keluhan-keluhan klien mengenai kondisi kulitnya. 

Apakah klien melakukan perawatan secara rutin dan teratur? 
Apakah klien anda selalu melindungi kulit muka/wajahnya dari sinar matahari? 

Apakah klien anda selalu menggunakan pelembab (moisturizer) sebelum merias wajahnya 

Konsultasi tersebut di atas dapat dilakukan sebelum perawatan dimulai 

2. Inspeksi 

Inspeksi adalah langkah pengamatan pada saat perawatan akan dilaksanakan setelah kulit dibersihkan (pembersihan/cleansing) 

Aspek pengamatan meliputi: 

Jenis kulit/kondisi kulit (kering, berminyak, normal, atau kombinasi) 
Pori-pori kulit 
Kerut/keriput kulit 
Kelainan/gangguan kulit dini seperti acne, pigmentasi, jaringan parut, komedo, couprose/teleangiekstia dsb 

Berdasarkan aspek pengamatan ini dapat ditentukan perencanaan tindakan perawatan, pemilihan kosmetika serta pemilihan alat yang tepat. Dalam melakukan pengamatan kulit akan lebih sempurna bila menggunakan kaca pembesar ataupun alat yang disebut magnifying lamp. 

3. Palpasi 

Adalah tindakan meraba-raba kulit untuk mengetahui elastisitas dan kekencangan kulit. Dalam catatan diagnosa sering disebut tonus dan turgor 

Pelaksanaan diagnosa : 

Siapkan kartu diagnosa/catatan perawatan 
Lakukan konsultasi (amaneese) 
Siapkan klien dalam perawatan 
Lakukan pembersihan (cleansing) 
Kulit harus benar-benar bersih/bebas dari kosmetik rias 
Lakukan diagnosa kulit dengan cara inspeksi (pengamatan) dan palpasi (perabaan) 
Catat semua hasil diagnosa pada kartu diagnosa/kartu perawatan yang telah tersedia 
Informasikan pada klien tindakan apa saja yang akan anda lakukan sesuai dengan hasil diagnosa 

0 komentar:

Posting Komentar