Rabu, 29 Januari 2020

Pengeluaran komedo, Pencabutan Alis dan Perawatan Bibir

Posted by Jaka Haryanto on Januari 29, 2020 with No comments
Pengeluaran komedo menggunakan sendok unna atau sendok komedo yang didesinfeksi dengan alkohol. Komedo diambil dengan gerakan berputar di tempat, dengan sedikit menekan dan mengangkat. Lubang sendok unna harus tepat di  tengah  mata  komedo  dan  tidak  boleh  digeser-geser  atau  ditekan  sampai berdarah karena akan menimbulkan pigmentasi dan kemerahan pada kulit. Setelah pemakaian, alat tersebut harus disterilkan kembali dengan alcohol dan disimpan di dalam tempat yang bersih. 

Pengeluaran komedo dapat juga dilakukan sendiri dengan menggunakan tangan secara langsung tanpa menggunakan sendok unna. Yang perlu diperhatikan pada proses pengeluaran komedo ini, adalah kondisi tangan dan wajah yang berkomedo harus benar-benar dalam keadaan bersih atau steril, karena komedo akan mudah timbul lagi dan dapat menimbulkan jaringan parut, serta membuat kulit teriritasi. Cara pengeluaran komedo dimulai dari pembersihan tangan dan wajah dari kotoran dan make-up, kemudian jari dibungkus dengan tissue yang bersih, dan lakukan pengeluaran komedo secara hati-hati dengan sedikit menekan, hingga komedo ke luar. 

Pencabutan bulu alis menggunakan pinset otomatis atau pinset biasa yang sudah didesinfeksi dengan alkohol. Rambut alis yang berlebihan dicabut searah dengan tumbuhnya rambut alis. Untuk memudahkan pencabutan bulu alis, kulit di sekitar   alis   ditegangkan   dengan   menggunakan   dua   jari   kemudian   lakukan pencabutan. Setelah pencabutan bulu alis, olesi bagian tersebut, dengan suatu antiseptik agar tidak terjadi infeksi, kemudian alis disikat dan bentuk sesuai dengan bentuk muka. 

Perawatan Bibir 

Bibir memerlukan perawatan khusus karena kulit di bagian tersebut sangat halus dan peka. Kulit di bagian bibir sangat tipis, karena itu bibir terlihat merah. Pemakaian lipstik terus menerus yang tidak dibersihkan secara maksimal dapat mempengaruhi warna bibir. Bibir dibersihkan dengan menggunakan pembersih khusus bibir. 

Kulit bibir tidak mempunyai corneocyte yang berfungsi untuk menjaga kelembaban alami kulit, karena itu bibir seringkali tampak kering dan mudah pecah-pecah. Untuk mengatasinya, oleskan pelembab khusus bibir secara teratur seperti lip moisturizer, lip care atau lip conditioner. Pelembab bibir yang mengandung tabir surya sangat diperlukan agar bibir terhindar dari kekeringan. Selain itu, minum air putih 8-10 gelas sehari akan sangat berguna untuk menghindarkan tubuh termasuk bibir dari dehidrasi. 

Selain pemakaian lipstik, kadangkala diperlukan lip gloss agar muncul efek glossy atau kilap pada bibir. Yang perlu diperhatikan adalah lip gloss tidak dapat digunakan sebagai pengganti pelembab bibir karena fungsi lip gloss hanya untuk mengkilapkan. Karena itu meski lip gloss mengandung minyak, tetapi tetap lip gloss tidak mampu melindungi atau menjaga kelembaban kulit bibir. 

Untuk perawatan seminggu sekali gunakan masker bibir. Biasanya masker bibir berbentuk krim berbahan dasar sari tumbuh-tumbuhan yang dioleskan pada bibir bagian atas dan bawah. Fungsinya untuk menjaga kelembaban, kesegaran dan kelembutan bibir. Memakai masker bibir secara berkala dapat membantu mempertahankan warna bibir, terutama bagi mereka yang sering menggunakan lipstik. Bersihkan bibir dari bekas lipstik, kemudian oleskan masker pada bibir atas serta bibir bawah dan biarkan + 15 menit, bersihkan masker bibir dengan kapas yang telah dicelupkan pada air hangat. 

0 komentar:

Posting Komentar