Selasa, 28 Januari 2020

Perawatan Kulit Wajah sesuai Jenis Kulit - Bagian II

Posted by Jaka Haryanto on Januari 28, 2020 with No comments
Untuk Kulit Kombinasi 
Perawatan kulit kombinasi memerlukan penanganan yang berlaku untuk jenis kulit normal cenderung kering atau berminyak. Lakukan perawatan kulit normal/kering di daerah pipi dan kening, sedangkan di daerah dahi, batang hidung terus ke dagu bagian atas atau untuk daerah T gunakan kosmetika untuk jenis kulit berminyak. Perawatan kulit kombinasi setiap hari, dilakukan dengan cara : 
  • Bersihkan wajah dengan susu pembersih 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit kombinasi (normal-kering atau berminyak-kering, basuh dengan air hangat, agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan penyegar pada dahi, hidung dan dagu. Bagian lain dengan face lotion. 

Perawatan kulit kombinasi dilakukan seminggu sekali (insidental) dengan cara : 
  • Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak. Lakukan pijatan dengan halus dan lembut. 
  • Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih. 
  • Siapkan masker untuk kulit kering dan berminyak, oleskan campuran masker untuk kulit berminyak ke bagian dahi, hidung dan dagu dan bagian lain dengan masker untuk kulit kering. 
  • Biarkan masker dengan sendirinya selama + 30 menit dan istirahatlah. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat, segarkan. 

Untuk Kulit Sensitif 
Perawatan kulit sensitif, sebaiknya gunakan pembersih berbentuk krim, dan lakukan penyegaran menggunakan lotion yang mengandung alkohol. 

Perawatan kulit sensitif  yang dilakukan setiap hari dengan cara : 
  • Bersihkan wajah dengan susu pembersih untuk kulit sensitif atau sabun wajah yang tidak mengandung soda, gel atau krim, misalnya soap free beauty bars atau rinse off beauty wash. 
  • Bersihkan kembali wajah dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah serta untuk kulit sensitif, basuh dengan air dingin agar wajah benar-benar bersih 
  • Bubuhkan face lotion pada sepotong kapas, tepuk-tepukkan ke seluruh wajah, segera gunakan pelembab. 

Perawatan kulit sensitif secara insidental dilakukan 10 hari sekali dengan cara : 
  • Setelah dibersihkan, oleskan krim pemijat ke seluruh wajah, leher, dada atas dan pundak. 
  • Angkat krim pemijat dengan air hangat hingga bersih. 
  • Siapkan masker untuk kulit sensitif, oleskan campuran masker ke seluruh wajah dengan bantuan kuas mulai dari dagu, pipi kanan, pipi kiri, hidung dan dahi. 
  • Biarkan masker dengan sendirinya selama + 30 menit dan istirahatlah. 
  • Angkat masker dengan menggunakan handuk kecil yang telah dicelupkan dalam air hangat, segarkan 

Untuk Kulit Menua (Aging Skin) 
Perawatan kulit menua membutuhkan kosmetik yang mengandung: bahan-bahan  penghambat  penguapan  air,  bahan  yang  dapat  menggantikan  natural moisturizer factor (NMF), bahan liposon, holagen, asam, serta kosmetika yang mampu melindungi kulit dari sinar ultra violet dan melunakkan sel tanduk yang sudah mati. Perawatan kulit menua adalah tindakan perawatan memperbaharui kondisi kulit seperti menyamarkan kerut-kerut kulit dan sel kulit yang mengelupas atau sel tanduk yang sudah mati, sehingga terjadi pembaharuan sel-sel kulit. 

Tindakan perawatan kulit menua dilakukan dengan cara : 
  • Penyuntikan yaitu tindakan memasukkan bahan yang mengandung kalogen atau lemak yang diambil dari bagian tubuh lain seperti dari bagian panggul, paha atau perut. Efek penyuntikan bersifat sementara yakni berkisar 3-12 bulan dan hanya dapat dilakukan oleh dokter. Penyuntikan hanya dilakukan di daerah yang terdapat kerutan seperti pada sekitar mata, sekitar mulut dan dahi. 
  • Demabrasi yaitu tindakan skin peeling yang lebih mendalam dengan menggunakan bagian alat skin peeling yang kasar. 
  • Chemical peel yaitu pengelupasan dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti asam glikolat, asam trikloro, cairan jessuer dan fenol. Chemical peel tidak dianjurkan digunakan pada kulit berwarna gelap serta harus menghidari sinar matahari selama 3-6 bulan. 

Perawatan kulit menua yang secara rutin dilakukan sehari-hari meliputi : 
  • Pembersihan dengan susu pembersih setiap pagi dan malam sebelum tidur. Hindari penggunaan pembersih tipe sabun. 
  • Gunakan pelembab sesuai jenis kulit baik siang ataupun malam. Pada siang hari selalu gunakan tabir surya. 
  • Hindari kosmetik berkadar alkohol tinggi 
  • Lakukan pemupukan dengan menggunakan krim-krim vitamin, kalogen, hormon, krim AH dan sejenisnya. 

Perawatan kulit menua secara berkala dapat dilakukan dengan peremajaan kulit secara dermabrasi atau skin peeling, face lifting, olah raga wajah, totok wajah, akupunktur, akupresur, dan shooting lotion untuk mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit, penggunaan masker khusus seperti warm oil mask atau parafin mask, pemakaian krim massage yang bersifat pemupukan serta melakukan kompres es setelah selesai perawatan agar pori-pori tertutup kembali. 

Untuk Kulit Berpigmen (Pigmentasi Skin) 
Kosmetika  yang  dipergunakan  untuk  perawatan  kulit  berpigmen  yaitu kosmetika yang mengandung bahan yang sifatnya mencegah atau mengurangi timbulnya hyperpigmentasi (bercak-bercak coklat), seperti tabir surya (sun cream) yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari, krim pemutih (bleaching cream, skin lightening) yang dapat mengurangi bercak atau flek dan masker pemutih (bleach mask) untuk membersihkan kulit secara mendalam,  mengencangkan kulit, menghilangkan kerutan, melancarkan peredaran darah dan menyegarkan kulit. 

Perawatan kulit berpigmen sehari-hari pada prinsipnya hampir sama dengan perawatan kulit menua, mulai dari pembersihan dengan menggunakan  susu pembersih,  penyegaran,  dan  pemupukan, yang membedakan adalah pada perawatan kulit berpigmen, pada malam hari dilakukan bleaching untuk mengurangi kondisi pigmentasi pada kulit wajah. 

Perawatan  secara  berkala untuk kulit berpigmen, yaitu dilakukan  skin peeling baik secara manual maupun secara elektrik, melakukan acupressure yaitu tindakan pemijatan dengan sistem menekan pada titik-titik akupuntur yang dapat menimbulkan pengaruh secara anatomis dan fisiologis organ tubuh. Pengaruh tersebut  berupa  memperbaiki  dan memperlancar sirkulasi darah, memberikan kesegaran pada otot yang lelah, dan mengurangi hiperpigmentasi. Pengobatan hiperpigmentasi dilakukan  setelah   pengurutan atau  acupressure. Pemakaian bleaching cream dengan cara : oleskan secara tipis krim pemutih pada area yang terdapat hiperpigmentasi, kemudian di atasnya oleskan masker sampai akhirnya disegarkan dan pori-porinya ditutup kembali. 

Untuk Kulit Dehidrasi 
Kosmetika untuk kulit dehidrasi pada dasarnya sama dengan kosmetika untuk kulit kering atau kulit menua. Kosmetika yang sifatnya pengobatan perlu dilihat kondisi kulit secara seksama. Kosmetika utama antara lain; (a) Moisturizer/pelembab; (b) Cleansing/pembersih tipe O/W; (c) Tonic/penyegar yang kadar alkoholnya rendah; (d) krim pemupuk; (e) krim yang mengandung AH, untuk membantu melepaskan sel kulit mati; (f) skin peeling cream/lotion; (g) masker paraffin/lilin/masker minyak hangat (warm oil mask) dan (h) alas bedak berbahan dasar minyak. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum perawatan ; 
  • Pemakaian masker paraffin harus diperhatikan suhu lilin dan apabila kondisi couperose/broken capilaries, area tersebut harus dioleskan vaselin terlebih dahulu sebelum pengolesan masker paraffin 
  • Penggunaan sinar infra merah, saat pengolesan warm oil mask, pada area yang terlihat pembuluh darah atau adanya luka harus diolesi vaselin dan ditutup kapas lembab. 
  • Skin peeling, dilakukan dengan gerakan yang lembut agar tidak menimbulkan iritasi kulit. 

Perawatan   kulit   dehidrasi   sehari-hari   yaitu   pembersihan   dengan menggunakan susu pembersih seperti untuk perawatan kulit kering, kulit menua maupun kulit sensitif. Kulit dehidrasi memiliki kecenderungan kasar maka pada siang dan malam hari dapat diberikan krim pelembab. Apabila kulit sudah terasa halus, penggunaaan krim yang mengandung AH (Alpha Hidroksil) dihentikan. 

Perawatan kulit dehidrasi secara berkala lakukan skin peeling, penggunaan masker paraffin/wask oil mask, dibuat dari campuran 98 gram paraffin wax dan 126 gram petroleum jelly yang dilelehkan. Pemakaian warm oil mask dibantu sinar infra merah, dan kompres handuk lembab hangat untuk membuka pori-pori.

0 komentar:

Posting Komentar